Sebenarnya ada cara untuk mengurangi resiko terjadinya musibah tsunami.
Saya pernah membaca buku karangan Tauhid Nur Azhar dan Eman Sulaiman yang berjudul "Ajaib bin Aneh", di dalam buku ini saya membaca salah satu artikel yang akan saya tuliskan untuk para pembaca sekalian.
"Obat Ketek Timbulkan Tsunami"
Anda pasti tertawa jika membaca judul tulisan ini. Andai tidak tersenyum, pasti akan berkata, "ah, mana mungkin obat ketek (deodoran) bisa mendatangkan tsunami? Yang bener aja!
Memang terlihat aneh menghubung kan obat ketek dengan tsunami. Tapi, yang aneh belum tentu tidak terjadi. Mari kita lihat, hampir semua deodoran termasuk parfum didalamnya mengandung zat klorofluorokarbon (CFC: chlorofluoro-carbon). Air conditioner atau AC, kulkas, hairspray, cat dan sebagainya menggunakan CFC. Pada dasarnya, penggunaan CFC akan menghasilkan dua macam reaksi. Pertama menghasilkan aerosol, yaitu cairan yang berubah menjadi separuh gas. Inilah yang kemudian dipakai sebagai deodoran atau parfum. aerosol bisa di semprotkan, sehingga terlihat lebih praktis. semua orang jadi senang, kerja pun lebih mudah. Aerosol pun bisa menyerap suhu. Artinya, ia bisa menyerap air panas dari lingkungan, lalu mengubahnya menjadi dingin, sehingga cocok digunakan dalam AC dan kulkas. Inilah yang disebut reaksi penambahan entropi.
Kita lihat apa dampak kimianya. Penggunaan CFC yang berlebihan bisa mengakibatkan terjadinya penipisan dan kebocoran ozon. Sebab, satu atom klor saja dapat menghancurkan 10.ooo molekul ozon. Apalagi kalau jutaan. Padahal, jumlah atom klor yang terakumulasi di udara sangat sulit kita hitung, karena saking banyaknya. Kebocoran lapisan ozon mengakibatkan sinar ultraviolet menerobos langsung ke bumi tanpa "disaring" terlebih dahulu. Akibatnya, suhu udara menjadi panas, terlebih jika kebocorannya terjadi di daerah kutub.
Makanya, mulai dari sekarang kurangi pemakaian obat ketek, hairspray, AC dll. Agar mengurangi resiko terjadinya TSUNAMI.
Memang terlihat aneh menghubung kan obat ketek dengan tsunami. Tapi, yang aneh belum tentu tidak terjadi. Mari kita lihat, hampir semua deodoran termasuk parfum didalamnya mengandung zat klorofluorokarbon (CFC: chlorofluoro-carbon). Air conditioner atau AC, kulkas, hairspray, cat dan sebagainya menggunakan CFC. Pada dasarnya, penggunaan CFC akan menghasilkan dua macam reaksi. Pertama menghasilkan aerosol, yaitu cairan yang berubah menjadi separuh gas. Inilah yang kemudian dipakai sebagai deodoran atau parfum. aerosol bisa di semprotkan, sehingga terlihat lebih praktis. semua orang jadi senang, kerja pun lebih mudah. Aerosol pun bisa menyerap suhu. Artinya, ia bisa menyerap air panas dari lingkungan, lalu mengubahnya menjadi dingin, sehingga cocok digunakan dalam AC dan kulkas. Inilah yang disebut reaksi penambahan entropi.
Kita lihat apa dampak kimianya. Penggunaan CFC yang berlebihan bisa mengakibatkan terjadinya penipisan dan kebocoran ozon. Sebab, satu atom klor saja dapat menghancurkan 10.ooo molekul ozon. Apalagi kalau jutaan. Padahal, jumlah atom klor yang terakumulasi di udara sangat sulit kita hitung, karena saking banyaknya. Kebocoran lapisan ozon mengakibatkan sinar ultraviolet menerobos langsung ke bumi tanpa "disaring" terlebih dahulu. Akibatnya, suhu udara menjadi panas, terlebih jika kebocorannya terjadi di daerah kutub.
Makanya, mulai dari sekarang kurangi pemakaian obat ketek, hairspray, AC dll. Agar mengurangi resiko terjadinya TSUNAMI.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar