Kamis, 12 Februari 2009

Masalah Indonesia

Masalah demi masalah terus saja belakangan terjadi di Indonesia , dengan timbulnya masalah ini orang yang bertempat tinggal di wilayah Indonesia mengalami kesulitan dalam kehidupannya. Diantaranya, sekarang masih banyak anak-anak bangsa yang mengalami gizi buruk (kurang gizi) dan menderita kelaparan.makin banyaknya rakyat miskin di daerah perkotaan tidak bisa minum air bersih, bahkan mereka tidak bisa mendapatkan air bersih itu untuk keperluan sehari-harinya. Mereka harus rela berjalan jauh untuk dapat air dan menggunakannya sehemat mungkin.

Bagi kita terutama bagi Negara-negara yang berada di kawasan Asia Pasifik yang lamban dalam pencapaian tujuan kesetaraan hidup. Untuk menyelesaikan separuh waktu yang tersisa dalam target pencapaian itu, pemerintah telah menetapkan waktu yang telah ditentukan sampai pada tahun 2015 mendatang, semuanya harus sudah tercapai. Kita (Negara-negara yang ada di kawasan Asia Pasifik) hanya punya waktu tinggal 7 tahun untuk membebaskan setidaknya 196 juta orang dari garis kemiskinan, 23 juta lebih anak-anak bangsa yang mengalami kelaparan dan menderita gizi buruk serta menghindarkan kematian dini (kematian dibawah usia 5 tahun) sekitar satu juta lebih balita, dengan ini mengakibatkan semakin bertambahnya angka kematian di Indonesia.

Cara Mengurangi Resiko Tsunami

Mungkin sudah ada yang tahu saudara-saudara kita yang berada di Kepulauan Sangeh, terkena musibah gempa bumi yang berkekuatan 7.2 SR yang berpotensi tsunami. Maka dari itu kita sama-sama turut berduka cita atas musibah ini.
Sebenarnya ada cara untuk mengurangi resiko terjadinya musibah tsunami.
Saya pernah membaca buku karangan Tauhid Nur Azhar dan Eman Sulaiman yang berjudul "Ajaib bin Aneh", di dalam buku ini saya membaca salah satu artikel yang akan saya tuliskan untuk para pembaca sekalian.

"Obat Ketek Timbulkan Tsunami"
Anda pasti tertawa jika membaca judul tulisan ini. Andai tidak tersenyum, pasti akan berkata, "ah, mana mungkin obat ketek (deodoran) bisa mendatangkan tsunami? Yang bener aja!
Memang terlihat aneh menghubung kan obat ketek dengan tsunami. Tapi, yang aneh belum tentu tidak terjadi. Mari kita lihat, hampir semua deodoran termasuk parfum didalamnya mengandung zat klorofluorokarbon (CFC: chlorofluoro-carbon). Air conditioner atau AC, kulkas, hairspray, cat dan sebagainya menggunakan CFC. Pada dasarnya, penggunaan CFC akan menghasilkan dua macam reaksi. Pertama menghasilkan aerosol, yaitu cairan yang berubah menjadi separuh gas. Inilah yang kemudian dipakai sebagai deodoran atau parfum. aerosol bisa di semprotkan, sehingga terlihat lebih praktis. semua orang jadi senang, kerja pun lebih mudah. Aerosol pun bisa menyerap suhu. Artinya, ia bisa menyerap air panas dari lingkungan, lalu mengubahnya menjadi dingin, sehingga cocok digunakan dalam AC dan kulkas. Inilah yang disebut reaksi penambahan entropi.
Kita lihat apa dampak kimianya. Penggunaan CFC yang berlebihan bisa mengakibatkan terjadinya penipisan dan kebocoran ozon. Sebab, satu atom klor saja dapat menghancurkan 10.ooo molekul ozon. Apalagi kalau jutaan. Padahal, jumlah atom klor yang terakumulasi di udara sangat sulit kita hitung, karena saking banyaknya. Kebocoran lapisan ozon mengakibatkan sinar ultraviolet menerobos langsung ke bumi tanpa "disaring" terlebih dahulu. Akibatnya, suhu udara menjadi panas, terlebih jika kebocorannya terjadi di daerah kutub.

Makanya, mulai dari sekarang kurangi pemakaian obat ketek, hairspray, AC dll. Agar mengurangi resiko terjadinya TSUNAMI.

Rabu, 11 Februari 2009

Semangat Indonesia

Polusi, macet, banyak sampah berceceran, itulah watak Indonesia, dari mulai anak-anak sampai orang tua, sifatnya hampir sama, tidak menta’ati peraturan yang berlaku, seperti membuang sampah sembarangan, tidak taat peraturan lalu lintas, yang menyebabkan banjir, dan macet dan kecelakaan.

Sebenarnya jika di pikir-pikir, kita bisa merubah watak sang Indonesia, dengan cara mulai dari diri kita sendiri, jika kita dapat memulainya dari diri kita sendiri, bisa dipastikan orang lain akan meniru atau mencontoh perlakuan baik kita. Saya tahu semua orang pasti bisa melakukannya, karena ini adalah pekerjaan yang mudah, tidak butuh bekerja keras banting tulang untuk membuang sampah atau mena’ati peraturan lalu lintas, betul tidak! Saya tahu kalian pasti BISA!!

Krisis Ekonomi Menghampiri Kita Lagi!!!!!!

Masalah lain yang mulai melanda Indonesia adalah krisis ekonomi, krisis ekonomi yang sedang melanda dunia sekarang sudah berdampak di Indonesia, PHK massal sepertinya sudah menjadi berita yang biasa, dengan adanya PHK maka makin banyak masyarakat Indonesia yang pengangguran, dengan banyaknya pngangguran menambah jumlah rakyat miskin di Indonesia, pengangguran ini juga menyebabkan bertambahnya angka kriminalitas di Indonesia, juga dengan bertambahnya rakyat miskin di Indonesia akan menambah lingkungan kumuh di sekitar kota kota di Indonesia.
tetapi dengan turunnya harga BBM sampai tiga kali masih juga ada orang yang memprotes, diantaranya ada supir angkutan umum, alasan mereka banyak antara lain “BBM hanya 30% dari jumlah biaya angkutan”, tetapi terkadang bukan supirnya yang salah tetapi justru penerima setorannya yang salah, dengan turunnya harga BBM, para penerima setoran masih saja tidak mau menurunkan jumlah setoran yang harus dibayar oleh para supir. Saya yakin masalah masalah di Indonesia tidak hanya sampai di situ saja tetapi saya juga yakin bahwa pada pemilu mendatang akan membawakan jiwa baru, semangat baru, dan solusi kepada persoalan persoalan yang akan kita alami di Indonesia

Indonesia hijau dan bersih???

Lingkungan indonesia boleh dikatakan bagus, tetapi anehnya sering sekali terjadi banjir dan tanah longsor, hal ini perlu dipertanyakan, kenapa hal ini bisa terjadi, jawabannya Cuma satu yaitu GLOBAL WARMING. Global warming yang awalnya hanya merupakan sebuah isu, sekarang menjadi kenyataan di kota kota besar di Indonesia, contohnya jakarta. Di Jakarta, para penduduk sudah tidak bisa melihat lagi langit yang biru dan awan yang putih, para penduduk hanya bisa melihat gumpalan asap abu abu yang menutupi jakarta akibat saking banyaknya kendaraan bermotor yang jumlahnya sangat banyak di jalan jalan di Jakarta. Berikut adalah contoh dari polusi di jakarta.

Global warming tidak hanya disebabkan oleh asap, tetapi juga disebabkan oleh exploitasi hutan yang berlebihan dan secara ilegal atau biasanya dikenal dengan nama illegal logging, illegal logging tidak hanya menyebabkan global warming tetapi juga bisa menyebabkan bencana alam yang lain seperti banjir, tanah longsor, dan lain-lain. Berkurangnya jumlah hutan di Indonesia juga mengurangi jumlah flora dan fauna yang selama menjadi salah satu dari kebanggaan Indonesia, dan perusakan hutan ini akan menambah daftar flora & fauna langka atau flora & fauna punah di indonesia. Kita harus mejaga agar flora & fauna yang kita miliki sekarang tidak punah karena perbuatan manusia. Tetapi sekarang ada beberapa solusi untuk menangani global warming di Indonesia di antaranya adalah “bike to work” atau bersepeda ke kantor, sepeda merupakan kedaraan yang ramah lingkungan dan sehat untuk tubuh, beberapa orang di jakarta sudah menggunakan sepeda untuk pergi ke kantor, ini merupakan sebuah langkah awal untuk mencapai Indonesia yang hijau danbersih, tetapi jumlahnya masih sangat kurang untuk mengurangi polusi di kota-kota besar di Indonesia, istlah bike to work ini masih perlu disosialisasikan ke seluruh masyarakat indonesia

Cara Menghargai Pedapat Orang Lain.

Cara menghargai pendapat orang lain sudah ditunjukkan oleh bapak pendiri bangsa.pada saat mencari rumusan bangsa Indonesia banyak tokoh-tokoh bangsa yang memberi pendapat,tetapi hanya satu yang dipilih.semua tokoh pun mengikuti rumusan itu.untuk mencapai mufakat harus melalui musyawarah.mereka,para pendiri bangsa pun menjalani musyawarah untuk mendapat rumusan bangsa Indonesia yang kita ketahui.berarti,contoh yang diberikan oleh para pendiri patut diteladani.menghargai pendapat orang lain,toleransi dan mengutamakan kepetingan bersama merupakan nilai-nilai pancasila itu sendiri.jika ada orang yang tidak melaksanakan hasil musyawarah berarti sama saja tidak bertanggung jawab.hal tersebut menunjukan perbuatan tidak baik.

Kembalikan alam kami.

Dari penjuru timur.
sampai ke barat.
tlah terhampar luas.
Kekayaan alam yg tak terkira.

Kekayaan alam.
Yang tak dimiliki siapapun.
Tak ada yang dapat menandinginya.
Karena slalu terjaga.

Tetapi kini.
Alam ini tlah dirusak.
Oleh tangan yang tak bertanggung jawab.
Hingga kini pun hancur.

Kembalikanlah....
Alam indonesia kami.
Yang kini rusak.
menjadi alam yang indah seperti dulu

Ada apa dengan Indonesia ?

Ada apa dengan Indonesia ?
Seiring dengan pemilu 2009, makin banyak caleg dari berbagai macam partai yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR, menjadi Presiden, dan sebagainya, para calon petinggi negara ini hanya memberikan janji-janji palsu kepada masyarakat. Kebanyakan dari petinggi negara ini akan berakhir di KPK, di kantor polisi, dan lain lain. Jalan-jalan di kota dipenuhi oleh spanduk-spanduk para caleg, spanduk-spanduk memenuhi tiang listrik dan batang pohaon sampai tidak ada celah yang kosong sama sekali. Harga spanduk-spanduk tersebut pun past tidak murah, harganya mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah, bayangkan harga tersebut dikalikan dengan jumlah spanduk yang kita lihat sekarang. Untuk sebuah pemilu, suatu partai harus menghabiskan milyaran rupiah, tidak sedikit caleg yang stres berat akibat kalah dalam pemilu, ada yang sampai masuk rumah sakit jiwa karena harus menanggung pengeluaran yang sangat banyak. Lebih baik dana yang dikeluarkan untuk membuat spanduk tersebut dipakai untuk hal hal yang lebih penting, seperti memberi bantuan kepada para fakir miskin dan anak yatim. Cara itu lebih bermanfaat untuk membuat negara ini maju. Masalah pemilu di indonesia bukan hanya ada di spanduk, tetapi juga para pendukung para calon petinggi negara yang selalu anarkis ketika calon yang mereka pilih kalah dalam pemilihan. Masyarakat indonesia yang katanya “masyarakat demokarasi” ternyata sangat berbeda dengan kenyataan yang kita alami sekarang. Pendidikan yang kurang dapat menjadi penyebab warga menjadi anarkis.